• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Follow This Blog
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Majelis Ta'lim An Nabawiyah
  • Home
  • Catatan
    • Inspirasi
    • Hikayat
    • Karya Tulis
  • Edukasi
    • Hikmah
    • Khazanah
    • Kumpulan Doa
    • Kupas Sunnah
    • Mengenal Tokoh
    • Sejarah
    • Tameng Aqidah
  • Fiqih
    • Ibadah
    • Jinayah
    • Muammalah
    • Mawaris
    • Qowaid Fiqhiyah
    • Siyasah
    • Ushul Fiqih
  • Motivasi
    • Opini Saya
    • Mutiara Kata
Home » Edukasi » Hikmah » Pembangunan Pemimpin Berkarakter

Pembangunan Pemimpin Berkarakter

Pembangunan Pemimpin Berkarakter

Dikisahkan bahwa pada suatu waktu, Abu Ubaidah bin Jarrah sedang menemani Khalifah Umar bin Khattab dalam sebuah perjalanan ke Syam (Suriah). Mereka berjanji untuk bergantian dalam menaiki dan menuntun kuda yang mereka gunakan. Menjelang masuk Kota Syam, tiba giliran Umar yang harus menuntun. Merasa tidak enak dan khawatir penduduk Syam melihatnya, Abu Ubaidah mengusulkan agar ia yang menuntun dan Khalifah Umar tetap di kendaraan. Tetapi, Umar menolak. Ia berkata:
“Kita semua adalah kaum yang dimuliakan Allah Subhannahu Wa Ta’ala dengan Islam. Aku tak peduli apa kata mereka.”
Subhanallah, sungguh menarik apa yang diucapkan Umar dalam kisah di atas. Kalau mau, sebagai khalifah ia bisa menikmati berbagai fasilitas negara. Misalnya, kendaraan, ajudan, pengawalan, dan lain-lain. Namun, ia menolak semua itu. Ia tetap sederhana, jujur, adil, berani, dan merakyat. Inilah karakter yang diperlukan seorang pemimpin. Karakter adalah kekuatan. Kecenderungan manusia tersembunyi di balik karakternya. Dan karakter menunjuk pada tiga makna:

Pertama, keutamaan universal yang dipandang baik oleh semua manusia di sepanjang sejarah dan semua kebudayaan. Contohnya adalah ilmu, kebijaksanaan, keberanian, kejujuran, dan keadilan.

Kedua, puncak kualitas moral yang berarti bertindak benar meski ada tekanan kuat berlaku sebaliknya.

Ketiga, karakter menunjuk pada kesejatian diri. Karakter yang menunjuk pada sikap dan tingkah perbuatan yang dilakukan seseorang pada saat tak ada seorang pun mengetahui. Karakter merupakan apa yang sejatinya mengenai diri kita. Di sinilah karakter dibedakan dengan pencitraan.

Citra adalah anggapan orang tentang diri kita yang belum tentu diri yang sebenarnya. Hal yang diperlukan pemimpin, tentu bukan citra, melainkan karakter. Dalam karakter ada kesejatian sedangkan dalam citra ada sebuah kemunafikan. Karakter menunjuk sesuatu pada yang
genuine. Sementara, citra merujuk pada sesuatu yang bersifat artificial (dibuat-buat). Tulisan ini sengaja dibuat untuk membangun penggambaran yang positif, sebagaimana pemimpin yang berkarakter seperti tampak pada diri Khalifah Umar. Dia tampil genuine dan otentik. Ia tidak meletakkan kemuliaan dan kehormatan diri pada sesuatu di luar dirinya seperti pangkat pakaian, kekayaan, dan hal-hal yang bersifat hiasan duniawi.

Untuk melapangkan jalan kepemimpinannya ia tak perlu mencela dan menjelek-jelekkan pihak lain. Pemimpin yang berkarakter adalah pemimpin optimistik. Berangkat dari integritas dan dedikasinya untuk kemajuan bangsa, ia tak pernah ragu bertindak. Ia pun tak memedulikan cacian musuh atau orang yang tidak menyukainya.
“Mereka adalah orang-orang yang berjihad di jalan Allah dan yang tidak takut pada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikanNya kepada siapa yang dikehendakiNya dan Allah maha luas (pemberian-Nya) dan maha mengetahui.” (Q.S. Al Maidah: 54)
Maka, belajar dari kepemimpinan Umar, satu hal mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah karakter. Perlu diketahui karakter merupakan takdir keberhasilan pemimpin. Wallahu a’alam! Demikianlah tulisan saya mengenai “Pembangunan Pemimpin Berkarakter”, semoga ini bisa menginspirasi kita semua. Aamiin Ya Robbal ‘Alamiin!
Posted by Ali Zain Aljufri on Monday, July 7, 2014 - Rating: 4.5

Title : Pembangunan Pemimpin Berkarakter
Description : Dikisahkan bahwa pada suatu waktu, Abu Ubaidah bin Jarrah sedang menemani Khalifah Umar bin Khattab dalam sebuah perjalanan ke Syam (Sur...
Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Pembangunan Pemimpin Berkarakter"

Post a Comment

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Entry Popular

  • Tips Wajah Bersih dan Bercahaya dalam Islam
    Sejenak kita abaikan topik politik yang sedang memanas. Mari kita sejukkan ruang hidup kita dengan sesuatu yang lebih bisa menyita perha...
  • Bagaimana Hukum Belajar Ilmu Haid?
    Mengingat permasalahan haid senantiasa berkaitan dengan rutinitas ibadah setiap hari, maka seorang wanita dituntut untuk mengetahui huku...
  • Bagaimana Pembagian Waris Menurut Islam?
    Berikut ini adalah beberapa ayat-ayat dalam Al Qur’an yang membahas mengenai Waris. Dalam Surat An Nisaa’ ayat 11 dan 12 berbunyi: ...
  • Bagaimana Hukum Bunga Bank Dalam Pandangan Islam?
    Awal pertama kalinya saya menabung adalah saat diajak oleh sahabat sekaligus guru saya “Ali Zain Aljufri” di Bank BRI Syari’ah. Dari si...
  • Beraneka Kejahatan Tanda Lemahnya Iman
    Salah satu misi penyampaian ajaran Islam yang dibawa Baginda Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam adalah menyempurnakan akhlak manusia....
©
Powered by Blogger - All Rights Reserved